BRIN dan FAO Dorong Transformasi Industri Peternakan Berbasis Sains
BRIN dan FAO Dorong Transformasi Industri Peternakan Berbasis Sains login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Sains BRIN dan FAO Dorong Transformasi Industri Peternakan Berbasis Sains BRIN | CNN Indonesia Jumat, 27 Mar 2026 15:49 WIB Bagikan: url telah tercopy (Foto: arsip BRIN) Jakarta, CNN Indonesia — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) mendorong transformasi industri peternakan yang berkelanjutan melalui pendekatan ilmiah dan kolaborasi global, yang disampaikan pada ajang International Strategic Meeting on Scientific Pathways for Sustainable Livestock Industry Transformation, 27-28 Maret.Forum strategis yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh lebih dari 470 peserta dari 33 negara, menghadirkan pakar internasional, pembuat kebijakan, ilmuwan, pelaku usaha, hingga organisasi masyarakat sipil. Pertemuan ini menjadi ruang kolaborasi global untuk merumuskan arah baru transformasi sistem peternakan berbasis ilmu pengetahuan, inovasi, dan kemitraan lintas sektor.Melalui forum ini, BRIN dan FAO menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi global dalam membangun sistem peternakan yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Transformasi berbasis sains diharapkan tidak hanya menjawab tantangan masa kini, tetapi juga menjadi fondasi bagi masa depan agripangan yang lebih resilien. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Kepala BRIN, Arif Satria, menegaskan bahwa sektor peternakan Indonesia memegang peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, perbaikan gizi, serta penguatan ekonomi pedesaan.”Pertemuan strategis ini menegaskan komitmen Indonesia dalam menjawab tantangan global melalui ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi. Dengan memperkuat kapasitas riset dan mengadopsi praktik berkelanjutan, kita tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat ketahanan sektor peternakan terhadap perubahan iklim,” ujar Arif. Sektor peternakan memiliki peran vital dalam sistem agripangan global. Selain memenuhi sekitar sepertiga kebutuhan protein dunia, peternakan juga menjadi sumber penghidupan bagi lebih dari 1,3 miliar orang, terutama peternak kecil dan komunitas pedesaan.Namun, di tengah peningkatan kebutuhan pangan, sektor peternakan juga dihadapkan pada tantangan keberlanjutan, perubahan iklim, dan efisiensi sumber daya.Perwakilan FAO untuk Indonesia dan Timor-Leste, Rajendra Aryal, menambahkan bahwa kolaborasi yang terbangun dalam forum ini akan memperkuat upaya Indonesia dalam mengembangkan sistem peternakan yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan.”Diskusi dan kemitraan yang lahir dari pertemuan ini akan menjadi fondasi penting dalam membangun sistem peternakan yang selaras dengan prioritas nasional dan tujuan global. FAO berkomitmen untuk terus mendukung Indonesia dalam transformasi ini melalui pendekatan berbasis sains dan kemitraan strategis,” tutur Rajendra.Forum beragendakan berbagai sesi diskusi, mulai dari pleno, panel pakar, hingga forum ilmiah paralel yang membahas temuan terkini di bidang peternakan berkelanjutan. Selain itu, turut digelar kompetisi riset pemuda guna mendorong lahirnya inovasi dari generasi muda dalam mendukung transformasi sektor ini.Salah satu agenda penting dalam konferensi ini adalah peluncuran fase terbaru Global Livestock Environmental Assessment Model (GLEAM) dari FAO. Model ini merupakan kerangka analisis komprehensif yang dirancang untuk mengukur dampak lingkungan dari sistem peternakan, sekaligus memberikan rekomendasi strategi untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan.GLEAM diharapkan menjadi alat penting bagi pembuat kebijakan, peneliti, dan pelaku industri dalam merancang kebijakan berbasis data, mengurangi dampak lingkungan, serta menjaga keseimbangan antara keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam jangka panjang.Sebelum konferensi, FAO telah menggelar pelatihan teknis bagi 100 pakar dan spesialis terkait penggunaan model GLEAM dan pedoman teknis terbaru yang dikembangkan melalui kemitraan Livestock Environmental Assessment and Performance (LEAP). Inisiatif ini mendukung negara-negara dalam menilai dan mengoptimalkan nilai jasa ekosistem dalam sistem peternakan.Asisten Direktur Jenderal FAO, Thanawat Tiensin, menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif global dalam menghadapi tantangan sektor peternakan.”Dunia membutuhkan visi bersama, tanggung jawab kolektif, dan pendekatan One Health sebagai solusi menyeluruh untuk transformasi peternakan yang berkelanjutan. Sains dan inovasi menjadi kunci dalam memastikan ketahanan pangan, gizi, serta keberlanjutan mata pencaharian masyarakat,” kata Thanawat.Forum International Strategic Meeting on Scientific Pathways for Sustainable Livestock Industry Transformation dapat disaksikan secara langsung lewat kanal YouTube BRIN. Hal ini menjadi upaya BRIN memperluas akses publik terhadap pengetahuan dan diskursus global di bidang peternakan berkelanjutan. (rea/rir) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT brin sains peternakan ARTIKEL TERKAIT Indonesia Berpeluang Ikut Misi ke Bulan, Siap Jelajah Antariksa PBB: Suhu Bumi Pecah Rekor 11 Tahun Terakhir, 2025 Terpanas Peneliti BRIN Temukan Spesies Keong Baru Endemik Sumatra Selatan Waspada Kekeringan, BRIN Prediksi Godzilla El Nino Datang April 2026 Lebaran Jumat atau Sabtu, Ini Prediksi Cuacanya Prediksi Lebaran 2026 dari BRIN, BMKG, Muhammadiyah, Pemerintah dan NU REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG Add as a preferred source on Google TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
