Grab Resmi Akuisisi Foodpanda Taiwan Rp10 Triliun, Ekspansi Pertama di Luar ASEAN!
5 mins read

Grab Resmi Akuisisi Foodpanda Taiwan Rp10 Triliun, Ekspansi Pertama di Luar ASEAN!

Grab Resmi Akuisisi Foodpanda Taiwan Rp10 Triliun, Ekspansi Pertama di Luar ASEAN! – Teknologi Download Teknologi App Gabung sebagai Bisnis PartnermenusearchMasukDaftar Gratissearch Grab Resmi Akuisisi Foodpanda Taiwan Rp10 Triliun, Ekspansi Pertama di Luar ASEAN! Yasmin Najla Alfarisi . March 26, 2026 Foto: Teknologi.id/ Yasmin Najla AlfarisiTeknologi.id –  Raksasa ride-hailing dan pengantaran makanan asal Singapura, Grab Holdings, resmi mengumumkan langkah korporasi besar dengan mengakuisisi bisnis Foodpanda di Taiwan. Transaksi senilai USD 600 juta atau sekitar Rp10 triliun ini menjadi sorotan dunia karena menandai ekspansi perdana Grab di luar kawasan Asia Tenggara sejak didirikan.Pengumuman ini disampaikan langsung melalui situs resmi perusahaan pada Senin (23/3/2026). Langkah ini tidak hanya memperluas jangkauan geografis Grab, tetapi juga mempertegas ambisinya untuk menjadi pemain dominan di tingkat Asia yang lebih luas.Ekspansi Perdana ke Luar Asia TenggaraBagi Grab, Taiwan merupakan “gerbang” pertama untuk mencicipi pasar di luar delapan negara operasionalnya saat ini. Dengan populasi sekitar 23 juta jiwa dan ketergantungan tinggi pada layanan berbasis ponsel, Taiwan dinilai memiliki karakteristik konsumen yang mirip dengan Asia Tenggara, namun dengan daya beli yang lebih matang.CEO dan salah satu pendiri Grab, Anthony Tan, menyatakan optimismenya terhadap langkah ini. “Akuisisi ini menandai masuknya Grab secara resmi ke pasar Taiwan, pasar operasi kesembilan kami dan yang pertama di luar Asia Tenggara,” ujar Tan dalam pernyataan resminya sebagaimana dikutip dari Channel News Asia.Tan menambahkan bahwa kompetensi Grab dalam mengelola logistik di wilayah padat menjadi modal utama. “Pengalaman panjang kami dalam mengelola logistik pengiriman yang kompleks di kota-kota padat dan lalu lintas tinggi sangat sesuai untuk karakteristik pasar di Taiwan,” lanjutnya.Baca juga: Jamin Higienitas! Grab & OVO Gunakan AI untuk Kawal Program Makan Bergizi GratisMengubah Peta Persaingan dan Menghindari MonopoliFoto: RTI Radio Taiwan InternationalSebelum rencana akuisisi ini mencuat, pasar pengantaran makanan di Taiwan didominasi oleh dua pemain utama, yakni Foodpanda (bagian dari Delivery Hero asal Jerman) dan Uber Eats. Data industri periode 2022-2023 menunjukkan Foodpanda menguasai sekitar 52 persen pangsa pasar, sementara Uber Eats menempel ketat dengan 48 persen.Menariknya, langkah Grab ini muncul setelah upaya akuisisi serupa oleh Uber pada 2025 senilai USD 950 juta ditolak oleh regulator Taiwan. Saat itu, penggabungan Uber Eats dan Foodpanda dikhawatirkan menciptakan monopoli dengan penguasaan pasar di atas 90 persen.Sebaliknya, kehadiran Grab sebagai pemilik baru Foodpanda Taiwan justru dianggap akan menjaga iklim kompetisi tetap sehat. Dengan menguasai lebih dari 50 persen pasar, Grab akan menjadi pesaing kuat bagi Uber Eats tanpa memicu kekhawatiran monopoli yang dapat merugikan konsumen melalui kenaikan harga layanan.Target Operasi di 21 Kota dan Integrasi Teknologi AISetelah proses akuisisi rampung, Grab berencana untuk langsung tancap gas dengan memperluas jangkauan layanan hingga mencakup 21 kota di Taiwan. Perusahaan akan mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI) miliknya untuk melakukan optimalisasi rute pengiriman dan personalisasi rekomendasi makanan bagi pengguna lokal.Grab menargetkan proses migrasi pengguna, mitra merchant, dan mitra pengemudi dari platform Foodpanda ke aplikasi Grab dapat selesai sepenuhnya pada awal 2027. Dari sisi finansial, transaksi ini diproyeksikan memberikan tambahan EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) setidaknya USD 60 juta pada tahun 2028.Baca juga: Fitur Grab “Jaminan On Time” ke Bandara, Ganti Rugi Jika Terlambat hingga Rp 3,3 JutaTekanan Strategis bagi Delivery HeroDi sisi lain, pelepasan aset di Taiwan ini merupakan bagian dari evaluasi strategi besar-besaran oleh Delivery Hero. CEO Delivery Hero, Niklas Oestberg, menyebutkan, “Pelepasan bisnis di Taiwan ini merupakan langkah awal yang penting dalam peninjauan strategi kami.”Meski demikian, langkah ini belum sepenuhnya memuaskan para investor. Pemegang saham seperti Aspex Management menilai manajemen masih perlu melakukan lebih banyak upaya untuk mengembalikan kepercayaan pasar. “Memulai pelepasan aset adalah langkah positif, tetapi hanya melepas bisnis di Taiwan saja jelas belum cukup,” tegas pihak Aspex.Sebagai gambaran kekuatan pasar di wilayah tersebut, bisnis Foodpanda di Taiwan pada tahun 2025 mencatat nilai transaksi bruto (GMV) mencapai USD 1,8 miliar atau sekitar Rp30 triliun per tahun. Dengan nilai yang fantastis tersebut, Taiwan resmi menjadi pilar pertumbuhan baru bagi Grab dalam upayanya mencapai target pendapatan di atas USD 4 miliar pada akhir 2026.Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News.(yna/sa)Anthony TanTaiwanAkuisisiUber EatsFoodpandaGrab Holdings0Yasmin Najla Alfarisi Tinggalkan KomentarKirim 0 Komentar Berita Menarik LainnyaAstraZeneca Pakai AI untuk Percepat Uji Klinis dan Temukan Obat Lebih CepatAstraZeneca Pakai AI untuk Percepat Uji Klinis dan Temukan Obat Lebih CepatInduk Google Akuisisi Intersect Senilai Rp 79 Triliun Guna Amankan Suplai Listrik AIInduk Google Akuisisi Intersect Senilai Rp 79 Triliun Guna Amankan Suplai Listrik AISiap Guncang Dunia Metaverse! Netflix Akuisisi Ready Player MeSiap Guncang Dunia Metaverse! Netflix Akuisisi Ready Player MeKaryawan Apple Ramai-Ramai Pindah ke OpenAI, Dukung Proyek Baru Jony IveKaryawan Apple Ramai-Ramai Pindah ke OpenAI, Dukung Proyek Baru Jony IveIBM Akuisisi Confluent Seharga $11 Miliar Demi Platform Data AIIBM Akuisisi Confluent Seharga $11 Miliar Demi Platform Data AITaiwan Tolak Permintaan AS untuk Pindahkan Produksi Chip ke Amerika, Ini AlasannyaTaiwan Tolak Permintaan AS untuk Pindahkan Produksi Chip ke Amerika, Ini Alasannya Media dan Platform berita teknologi Indonesia dan dunia terbaru hari ini. Tips dan berita seputar gadget, internet, entertainment, bisnis, fintech, teknologi dan informasi. IndonesiaVersionarrow_drop_downPerusahaan Tentang Kami Privasi Aturan FiturBeritaPerusahaanBeriklanProduk Kami Untuk Bisnis Download Ikuti Kami Facebook Instagram Twitter Linkedin Discord

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *