6 mins read

Ancaman Gempa Besar 'Teror' Bandung Raya, Sesar Lembang Masih Aktif

Ancaman Gempa Besar ‘Teror’ Bandung Raya, Sesar Lembang Masih Aktif login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Sains Ancaman Gempa Besar ‘Teror’ Bandung Raya, Sesar Lembang Masih Aktif CNN Indonesia Sabtu, 21 Mar 2026 12:45 WIB Bagikan: url telah tercopy Aktivitas tektonik di Sesar Lembang menunjukkan potensi gempa hingga magnitudo 6,5. Badan Geologi menekankan pentingnya mitigasi risiko di Bandung Raya. (Foto: dok. Eka Santhika) Jakarta, CNN Indonesia — Aktivitas tektonik di jalur Sesar Lembang kembali menjadi sorotan setelah pemantauan mikro-gempa terbaru menunjukkan bahwa patahan tersebut masih aktif. Temuan ini memperkuat kekhawatiran terhadap potensi ancaman gempa bagi wilayah Bandung Raya.Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan Badan Geologi, puluhan hingga ratusan gempa sangat kecil atau micro-earthquake tercatat dalam periode pemantauan sekitar satu bulan.Lihat Juga :Masih Jadi Momok, Ini Sebaran 14 Titik Zona Megathrust di Indonesia ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Sebagian besar kejadian tersebut memiliki kedalaman kurang dari 10 kilometer, yang menunjukkan aktivitas terjadi di lapisan kerak Bumi yang relatif dangkal.Peneliti geofisika Badan Geologi Hidayat menjelaskan, pola kejadian gempa kecil itu memberikan gambaran penting mengenai dinamika tektonik di bawah permukaan. “Dari pemantauan sekitar 121 kejadian mikro-gempa, terlihat sebaran hiposenter mengikuti jalur sesar. Ini memperkuat interpretasi bahwa struktur ini memang aktif,” ujarnya dalam webinar, Kamis (26/2).Meski tidak dirasakan oleh masyarakat karena magnitudonya sangat kecil, mikro-gempa tersebut memiliki nilai ilmiah penting. Data tersebut membantu para peneliti memetakan bentuk dan geometri sesar, sekaligus memahami distribusi tegangan di bawah permukaan Bumi.Hasil pemantauan juga memperlihatkan karakteristik yang berbeda pada tiap segmen patahan. Pada segmen timur, struktur sesar cenderung miring ke arah utara di dekat permukaan. Sementara itu, segmen tengah menunjukkan struktur yang relatif tegak.Segmen barat memperlihatkan struktur yang lebih kompleks di kedalaman. Kondisi ini diduga berkaitan dengan sistem sesar regional yang lebih luas.Aktivitas kegempaan di wilayah ini juga tercatat dalam katalog milik BMKG yang secara rutin memantau gempa tektonik di wilayah Jawa Barat.Lihat Juga :Studi Ungkap Sesar Lembang Terbagi 3 Segmen, Waspada Gempa BesarPotensi gempa hingga magnitudo 6,5Dengan indikasi aktivitas tersebut, Badan Geologi menegaskan pentingnya langkah mitigasi berbasis risiko di kawasan Bandung Raya. Pasalnya, jika seluruh segmen patahan bergerak secara bersamaan, Sesar Lembang diperkirakan berpotensi memicu gempa hingga magnitudo 6,5.Pakar mitigasi gempa Badan Geologi Supartoyo menilai upaya pengurangan risiko harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berhenti pada identifikasi sesar aktif.”Mitigasi bukan hanya soal mengetahui ada sesar aktif, tetapi memastikan bangunan dan masyarakatnya siap,” ujarnya.Upaya mitigasi gempa umumnya dilakukan melalui dua pendekatan utama, yakni mitigasi struktural dan non-struktural.Mitigasi struktural berfokus pada penguatan fisik bangunan serta penataan ruang yang aman dari risiko gempa. Langkah ini meliputi penerapan standar bangunan tahan gempa, pemeriksaan struktur fasilitas penting seperti rumah sakit, sekolah, dan jembatan, hingga penyesuaian tata ruang yang merujuk pada peta bahaya sesar aktif.Pilihan RedaksiKepala BMKG Ungkap Jakarta Tidak Aman dari Ancaman GempaTeror Pulau Jawa, Ini Daftar Sesar Aktif yang Bisa Picu Gempa BesarBagaimana Mekanisme Gempa Megathrust? Pakar Jelaskan Pakai Bahasa BayiSupartoyo mencontohkan pengalaman dari Gempa Cianjur 2022 berkekuatan magnitudo 5,6 yang menyebabkan kerusakan luas. Ia menilai besarnya dampak gempa kerap dipengaruhi oleh kualitas bangunan yang tidak memenuhi standar ketahanan.Menurutnya, gempa dengan kekuatan menengah sekalipun dapat menimbulkan kerusakan signifikan apabila tingkat kerentanan bangunan di wilayah tersebut tinggi.Sementara itu, mitigasi non-struktural lebih menekankan pada peningkatan kesiapsiagaan masyarakat. Selain penguatan infrastruktur, edukasi kebencanaan berbasis komunitas menjadi langkah penting agar masyarakat memahami potensi risiko dan mengetahui cara menyelamatkan diri saat gempa terjadi.Simulasi evakuasi secara berkala di sekolah maupun perkantoran juga dinilai penting untuk melatih respons cepat ketika bencana terjadi.Di tingkat daerah, penyusunan rencana kontinjensi menjadi bagian krusial agar penanganan darurat dapat berjalan secara terarah dan terkoordinasi.Supartoyo menegaskan bahwa peningkatan literasi kebencanaan harus berjalan seiring dengan upaya mitigasi lainnya.Hasil pemantauan mikro-gempa dan pemodelan tiga dimensi bawah permukaan kini juga digunakan sebagai dasar pembaruan peta bahaya gempa di sekitar Sesar Lembang.Pemerintah daerah diharapkan dapat memasukkan temuan ilmiah tersebut dalam kebijakan pembangunan wilayah.Dengan kepadatan penduduk serta banyaknya infrastruktur strategis di Bandung Raya, para peneliti mengingatkan bahwa kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa dari Sesar Lembang menjadi kebutuhan yang semakin mendesak. (wpj/dmi) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT gempa bumi sesar lembang bandung raya mitigasi bencana geologi potensi gempa ARTIKEL TERKAIT Sesar Cisadane Membentang Jabodetabek, Warga Perlu Waspada BMKG Bongkar Penyebab Gempa M5,4 Sukabumi, Ini Pemicunya BMKG Ungkap Pemicu Gempa M6,4 Guncang Sinabang Aceh Studi Kontroversial Klaim Badai Matahari Bikin Gempa Bumi, Benarkah? Ratusan Gempa Kecil Dalam Sebulan, Sesar Lembang Ancam Bandung Raya? Studi Ungkap Sesar Lembang Terbagi 3 Segmen, Waspada Gempa Besar REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG Add as a preferred source on Google TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *